YURISTGAMEINIGAMEID101

DOA - ANSARI

Ansari lahir di Herat, Afganistan pada 4 Mei 1006 M dengan nama Sheikh Ansari Jabir bin 'Abdullah al- Ansari sebagai keturunan kesembilan dari seorang sahabat Nabi Muhammad Saw, Abu Ayyub al-Ansari. DIa merupakan seorang sufi yang dijuli "Sage dari Herat". Dia menulis beberapa buku tentang tasawuf dan filsafat dalam bahasa Persia dan Arab. Karnya yang paling terkenal adalah Munajat Namah (Bercakap dengan Tuhan), Kashf al-Asrar (Rahasia Tersingkap), dan Tabaquat al-Sufiyya (Generasi Para Sufi). Tahun 1088 di Herat, dia wafat. Semoga arwahnya tenang di Sisi-Nya.


Ansari
DOA

Tuhan, di hadapan-Mu
Berseraklah rintangan dan bahaya
Jalanku mundur, gelap sekitar
Bimbinglah tanganku, tiada lagi yang kuharap
Selain karunia dan pertolongan-Mu.
Selimuti kepala kami dengan kain-Mu
Sebab rahasia-Mu melingkungi sanubari
Dan kabar gembira-Mu meliputi lidah

Jika aku memohon, kumohon cuma ridha-Mu
Jika aku mengucap, puji-pujian atas-Mu
Yang senantiasa kuulang

Semua orang merasa kurang, ya Tuhan
Menginginkan benda dan barang di luar diri mereka
Sedangkan aku selalu merasa kekurangan
Karena apa yang ada padaku
Adalah karunia-Mu yang tak terhingga
Tiada lidah sanggup mengucap
Puji-pujian atas-Mu

Surga sendiri bukan tempat berhibur
Kalau di dalamnya Kau tiada
Bagaimana kebebasan bisa kuperoleh

Dan bisa selamat menyeberangi titian atas jurang
Jika hatiku tak diterangi cahaya
Jika tak cinta kepada-Mu

Tuhan, karuniai aku mata
Yang tak berhasrat memandang apa pun selain-Mu
Beri aku hati, yang kesukaannya tiada
Selain takwa kepada-Mu

Jika tiba saatnya Kau bertanya
Tak akan lidahku sanggup menjawab
Jika pertimbangan-Mu mulai berlaku
Tiadalah padaku barang yang pantas ditimbang

Dan kalau Kau nyalakan api pembakaran
Tiadalah tubuh lemah ini bisa menahan siksa
Kami miskin, papa!

Orang lain datang membawa hiasan pada-Mu
Berupa ketaatan
Tetapi pada kami tiadalah ketaatan itu
Kami ini Muslim, fakir!

Hanya ketiadaan milik dan kefakiran kekayaan kami
Inilah hanya yang akan kami bawa pada-Mu
Semoga Kau menerimanya

Tuhan, Kau ada di depanku
Apalagi yang mesti kumohon?
Tak dapat aku melepaskan diri
Dari tatapan mata-Mu
Apalagi yang mesti kusampaikan?

Semua orang ingin menatap-Mu
Namun hamba-Mu yang sejati
Ingin Kau melihatnya

Dari-Mu lah segala keindahan ini
Hanya Kaulah yang indah
Yang lain buruk semua

Syuhada sejati memberikan surga
Berupa takwa kepada-Mu

Tuhan, malam perpisahan begitu gelap
Dan menakutkan
Tapi hatiku yakin
Fajar pertemuan telah dekat

Di haribaan Adam
Akan Kau letakkan mutiara suci
Dan untuk Iblis
Kau limpahkan debu kehinaan


(Terjemahan Abdul Hadi W.M.)

About Author

Related Post

Note: Only a member of this blog may post a comment.