YURISTGAMEINIGAMEID101

SAKIT YANG GANJIL - SANA’I

Sana’i, termasuk salah satu sufi penyair Persia bernama lengkap Abu bin al-Majd Majdūd Adam dan meninggal pada tahun 1131 di Ghazna (Afghanistan). Dia tercatat sebagai orang pertama yang menulis puisi sufi menggunakan bahasa Persia. Puisi-puisinya berpengaruh besar terhadap perkembangan sastra Persia dan Islam.

Sana’i 
SAKIT YANG GANJIL

Sakit agama adalah sakit yang ganjil
Tiap terasa olehku sakit disebabkan hal itu

Samalah nasibku dengan lilin terbakar
Bila dipotong sumbunya, api tambah menyala

Perjalanan ini sukar, takkan sampai insan
Jika cuma bertopang pada lidah dan kata

Mesti sakit jika kau ingin merasakan indahnya cinta
Mesti berani jika ingin mencecap lezatnya makrifat

Abad beralih, bocah yang dulu lemah lembut
Kini telah berakal dan dewasa pula

Ada yang menjadi orang utama
Ada yang cuma fasih berkata-kata

Tahun bersalin tahun, batu-batu keras
Kini telah tersepuh cahaya matahari

Semoga kelak sangguplah batu-batu ini
Menjadi permata nilam atau akik Yaman

Bulan berganti bulan, bulu domba di padang gembala
akan berubah jadi sepotong selimut wol
Menjadi jubah yang dipakai seorang sufi
Atau pelana lembut di atas punggung keledai

Minggu telah silam oleh minggu lainnya
Semoga setumpuk kapas yang tumbuh dari air dan tanah
Kelak jadi pakaian dan hiasan wanita cantik
Atau kain kafan pembungkus yang mati syahid

Hari bertukar hari, terus ia menunggu
Dan begitu tabah dalam penjara duka
Hingga setetes air yang terkurung di kulit kerang
Menjelma mutiara berkilauan

Dalam perjalanan sejauh ini, Sahabat!
Hanya kejujuran, keikhlasan dan ketetapan hati
Yang diperlukan, serta usia panjang
Hingga kau menjadi Wali seperti Usays, pembela kebenaran

Jalan lurus yang tetap menuju Tauhid hanya satu
Dan mesti berani menempuhnya, sebab hanya satu
Kiblatnya hanya satu, bukan dua

Pilihlah: ridha Kekasih atau gejolak hawa nafsu!


(Penerjemah: Abdul Hadi W.M.)

About Author

Related Post