YURISTGAMEINIGAMEID101

KANTUNG WAKTU - SUMMUN

Summun merupakan salah seorang sufi penyair Persia dengan nama lengkap Abul Hasan Summun bin Abdullah Hamzah al-Kauwash, tidak ada yang tahu kapan dia lahir. Namun meninggal kira-kira tahun 913. Dia digelari sebagai 'si Pencinta' karena tema khotbah dan syair-syairnya terutama mengenai cinta mistis. 

Summun
KANTUNG WAKTU 

Dari kantung waktu telah kuminum
Dan kuteguk segala riang dan duka
Pun telah kutindihkan mulutnya ke bibirku

Kuhirup setetes demi setetes sampai habis
Dan ke dalam cawannya takdir menuangkan
Duka yang kuminum, dari laut

Sabar-sabarku telah kutuang penuh
Dan kutawarkan lagi kepada sang takdir
Dengan sabar aku dilayani, lantas menggelinding
Saat bergantungan, hingga aku pun berseru:

“Sabarlah kau wahai Jiwaku!”
Atau binasa dalam dukacita!”

Deritaku menjulang begitu tinggi, hingga
Puncak-puncak gunung gemetar
Namun bagai bintang yang jauh, segera ia
Pun pudar dan lenyap dari pandang.


(Penerjemah - Abdul Hadi W.M.)

About Author

Related Post