YURISTGAMEINIGAMEID101

JIKA KAU TIDAK MENINGGALKAN KERAMAIAN - ABU SAID ABUL KHAIR

Abu Said Abul Khair adalah salah satu sufi penyair Persia lahir pada tahun 357 H (967 M) di desa Meyhaneh, Khorasan Raya. Dia hidup di abad kelima Hijriah, dua abad sebelum Jalaluddin Rumi. Sebagian pengamat menilai, banyak ajaran mistis Rumi yang searah dengannya. Ajaran-ajarannya sangat berpengaruh pada tradisi kesufian sampai hari ini. Saat Khorasan berada di era Seljuk Timur yang sedang dilanda krisis politik perbutan kekuasaan, sejumlah peninggalan Abu Said musnah, termasuk sebagian keturunannya dibantai. Untungnya, ada cucunya bernama Mohammad Ibn Monavvar menuliskan ajaran Abu Said dalam sebuah buku Asrar al-Tauhid (Rahasia Tauhid) pada tahun  574 H (1178 M) atau 130 tahun setelah kematiannya. Dari buku itulah, dunia mengenal Abu Said, utamanya ketika terbit buku selanjutnya  Halat va Sohanan Sheikh Abu Saeed (Kehidupan dan Perkataan Sheikh Abu Said) yang ditulis Jamaluddin Abu Ruh bin Abi Saad.

Abu Said yang menyebut dirinya sebagai "Anak Ketiadaan" meninggal pada tahun 440 H (1048 M) di usia 81 tahun di tanah kelahirannya.

Abu Said Abul Khair
Jika Kau Tidak Meninggalkan Keramaian

jika kau tidak meninggalkan keramaian
kau tidak akan menemukan sunyi 
jalan menuju Keesaan

jika kau tidak menghancurkan diri
kau tidak akan pernah menemukan 
inti dirimu.

Jika kau tidak memberikan 
semua yang kau miliki 
pada Kekasih
kau akan menjalani hidup
tanpa rasa sakit 
yang menjadikannya 
layak untuk dijalani

(Penerjemah: Sofyan RH. Zaid)

ADMIN

BACA JUGA