YURISTGAMEINIGAMEID101

9 HIKMAH ALI BIN ABI THALIB TENTANG HAKIKAT ALLAH


1. (Allah) yang sifat-Nya tidak terbatasi oleh batasan tertentu, tidak dapat tergambarkan oleh ungkapan kata, tidak terikat oleh waktu, dan tidak ada waktu yang menyudahi-Nya. Dan kesempurnaan keikhlasan kepada-Nya adalah dengan menafikan segala sifat dari-Nya. Sebab, setiap sifat adalah berlainan dengan yang disifati, dan setiap yang disifati bukanlah persamaan dari sifat yang menyertainya. Maka, barangsiapa yang melekatkan suatu sifat kepada-Nya, berarti dia telah menyertakan sesuatu dengan-Nya.

2. Dialah Allah Yang Benar lagi Yang Menjelaskan (segala sesuatu menurut hakikat yang sebenarnya), yang lebih benar dan lebih jelas daripada yang dilihat oleh mata. Dia tidak dapat dicapai oleh akal dengan pembatasan, maka tiadalah Dia dapat disamakan (dengan sesuatu), tidak pula Dia ditimpa oleh paham dengan perkiraan, maka Dia tidak dapat diserupakan. Tidak ada dalam keawalan-Nya permulaan, dan tidak ada dalam keazaIian-Nya keakhiran (kesirnaan). Dialah Yang Awal dan senantiasa Awal (tidak berubah keadaan-Nya), dan Dia Mahakekal tanpa ada batas waktu (kematian). Dahi-dahi bersujud kepada-Nya dan bibir-bibir pun mentauhidkan-Nya. Dia membatasi segala sesuatu saat penciptaannya, yang menjadi perjelas bagi kesamaannya.

3. Dia (Allah) tidak akan dapat dicapai oleh penglihatan mata, tetapi hati yang penuh dengan hakikat keimanan sajalah yang dapat mencapai-Nya. Dia dekat dari segala hal tanpa sentuhan. Jauh tanpa ada jarak. Berpikir tanpa perlu berpikir sebelumnya. Berkehendak tanpa keinginan. Berbuat tanpa memerlukan tangan. Lembut namun tidak tersembunyi. Besar namun tidak kasar. Maha Melihat namun tidak bersifat inderawi. Dan Maha Penyayang namun tidak bersifat lunak.

4. Ya Allah, Engkaulah Pemilik sifat yang bagus dan penghitungan yang banyak. Jika Engkau diharapkan, maka Engkau adalah sebaik-baik yang diharapkan. Dan jika Engkau dimintai (suatu permohonan), maka Engkau adalah sebaik-baik yang dimintai.

5. Mahasuci Allah yang tidak dapat dicapai oleh angan-angan yang jauh, dan tidak dapat pula diraih oleh dugaan orang yang tajam pikirannya. Dialah Yang Awal yang tidak ada batas akhir bagi-Nya; dan tidak ada akhir bagi-Nya, maka Dia tidak akan sirna.

6. Dia (Allah) Iidak pernah dilalui oleh masa, maka keadaan-Nya tidak pernah berbeda. Tidak pula Dia berada dalam suatu tempat yang mengharuskan-Nya berpindah tempat. Dia Maha Mengetahui (segala) rahasia yang ada di dalam hati yang tersembunyi, bisikan orang-orang yang berbisik-bisik, dan kecenderungan seseorang dalam hatinya.

7. Sesungguhnya Allah SWT tidak tersembunyi bagi-Nya apa yang diperbuat oleh hamba-hamba-Nya pada waktu malam dan siang hari mereka. Dia Mahalembut lagi Maha Mengetahui dan Dia benar-benar meliputi segala sesuatu. Anggota-anggota tubuhmu adalah saksi-saksi-Nya dan tentara-tentara-Nya, hati kalian adalah mata-Nya, dan kesendirian kalian adalah pandangan-Nya.

8. Segala puji bagi Allah Yang Awal, yang tidak ada sesuatu pun sebelum-Nya; Yang Akhir, yang tidak sesuatu pun setelah-Nya; Yang Zhahir, yang tidak ada sesuatu pun di atasnya; dan Yang Batin, yang tidak ada sesuatu pun di bawah-Nya. Ilmu-Nya menembus segala tirai batin kegaiban dan meliputi segala kesamaran rahasia.


9. Wahai Tuhanku, cukuplah bagiku kebanggaan bahwasanya Engkau menjadi Tuhan bagiku, dan cukuplah kemuliaan bagiku bahwasanya aku menjadi hamba bagi-Mu. Sesungguhnya Engkau seperti yang kuinginkan, maka jadikanlah aku juga seperti yang Engkau inginkan.

ADMIN

BACA JUGA