YURISTGAMEINIGAMEID101

TIGA TAHAPAN TOBAT YANG BENAR

TIGA TAHAPAN TOBAT YANG BENAR

Menurut bahasa, tobat berarti kembali. Sedangkan menurut syara', tobat adalah kembali dari melakukan perbuatan terlarang menuju kepada perbuatan terpuji.

Tobat mempunyai tiga tahapan: Pertama, seseorang mesti bertobat dari dosa besar, kemudian dari dosa kecil, perkara makruh, dan perbuatan yang kurang baik. Kedua, secara berurutan, bertobat dari anggapan bahwa dirinya baik, bertobat dari anggapan bahwa dirinya termasuk orang yang dikasihi Tuhan, bertobat dari anggapan bahwa dirinya telah benar dalam bertobat, dan bertobat dari segala kehendak hati yang tidak diridai Allah. Ketiga, puncaknya, seseorang bertobat dari lupa musyahadah kepada Allah, walau hanya sekejap. 

Cara tobat, pada dasarnya, cukup dengan menyesali dan mengakui dosa-dosa yang dilakukan. Hal ini sebagaimana yang terjadi dengan tobat Nabi Adam ketika beliau terlanjur melakukan perbuatan yang dilarang. Sementara sebagian ulama ada yang menyatakan, bahwa tobat harus disertai niat yang kuat untuk tidak mengulangi lagi. Ini adalah hasil ijtihad. Sebab, orang yang benar-benar menyesal tentu tidak akan mengulangi kesalahannya lagi. 

Dengan tobat yang sungguh-sungguh, segala kesalahan dan dosa yang berhubungan dengan Tuhan akan diampuni. Begitu pula kezaliman terhadap diri sendiri, kecuali syirik dan segala yang berhubungan dengan sesama manusia. Untuk yang disebut terakhir, Allah tidak akan mengampuni selama yang bersangkutan belum minta maaf dan yang bersangkutan belum memberinya maaf.

Al-Matbuli meletakkan soal tobat dalam bahasan pertama, karena masalah ini merupakan sesuatu yang sangat penting. Tobat adalah pondasi dari segala perbuatan manusia untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Tanpa dilandasi tobat, seseorang yang ingin menggapai Tuhan seperti orang yang membangun rumah megah di atas lumpur, akan mudah hancur. Sebagian ulama menyatakan: "Siapa yang memperkuat tobatnya, maka Allah akan menjaganya dari segala yang merusak kesucian amalnya".

Demikianlah, tobat mempunyai kedudukan dan pengaruh yang sangat besar bagi amal manusia. Tobat sebanding dengan zuhud. Ia bisa menjaga manusia dari segala sesuatu yang bisa menghalangi kedekatannya dengan Allah. Karena itu, bila seseorang tidak benar cara tobatnya, hal itu justru akan menghancurkan amalnya yang lain dan menjatuhkan kedudukannya di sisi Allah. Apa yang telah dilakukannya menjadi ringkih, seperti membangun rumah hanya dengan bata tanpa semen.

Muhammad ibn Inan menyatakan, "Siapa yang benar cara tobatnya akan meningkatkan kedudukannya di sisi Tuhan. Sebaliknya, siapa yang tidak benar cara tobatnya, maka semua hanyalah omong-kosong yang sia-sia." Ia tidak mampu mengendalikan nafsunya. Bahkan ia tidak mampu menjaga pikiran-pikiran kotornya, walau sedang shalat. Perhatikan firman Allah: 
"Tetaplah kamu pada jalan yang benar dalam bertobat sebagaimana yang diperintahkan, dan orang-orang yang bertobat bersamamu." (QS. Hud: 112).
Allah memerintahkan kepada Rasul dan umatnya untuk bertobat dengan benar dan lurus. Ali al-Khawash juga menyatakan, "Siapa yang benar dan sungguh-sungguh tobatnya dan melakukan zuhud, maka ia akan menggapai kedudukan yang tinggi di sisi Allah, dan perbuatannya menjadi baik".

Oleh karena itu, seseorang yang ingin menggapai kedudukan yang tinggi di sisi Tuhan, hendaknya selalu meneliti dirinya; apakah ia telah melakukan hukum-hukum Tuhan? Apakah anggota badannya, seperti mata, kaki, tangan, dan lisan telah difungsikan sebagaimana yang diperintahkan Allah? Bila mendapati dirinya telah melakukannya dengan benar, maka bersyukurlah; tetapi jangan sebaliknya, bila mendapati dirinya berlumuran dosa dan kesalahan, maka segeralah istighfar dan menyesalinya; kemudian bersyukur kepada Allah karena belum terjerumus ke dalam perbuatan yang lebih dalam, dan Allah belum memberikan adzab. Sebab, badan yang melakukan maksiat layak menerima siksaan.

_____


-Sumber: Menjadi Kekasih Tuhan, Sayyid Abdul Wahab asy-Sya'rani, terjemahan Ach. Khudori Soleh dari kitab AI-Minah as-Saniyah, Mitra Pustaka, Yogyakarta, 2002

ADMIN

BACA JUGA