YURISTGAMEINIGAMEID101

ENAM ORANG YANG DOANYA MAKBUL


Allah Maha Mengetahui mengenai pribadi dan kondisi yang dialami para hamba-Nya. Allah juga Maha Mengetahui doa-doa siapa sajakah yang layak dikabulkan. Yang pasti, tingginya ilmu dan gelar akademik yang dibangga-banggakan seseorang, tingginya penghargaan sehingga ia menyandang predikat sebagai cendekiawan muslim, kiai, ustaz, bahkan ulama, begitu pula dengan harumnya nama baik dan popularitas, tidak menjadi jaminan bahwa doa-doanya makbul. Kenapa demikian, bisa saja, dibalik tinggi dan bergengsinya atribut-atribut sosial itu, ternyata di dalam hatinya masih bercokol sifat sombong dan senang mendapat pujian orang lain (meskipun ia berpura-pura tawadu dan menyembunyikan kesombongannya itu). Naudzubillah. 

Sebaliknya, kenapa orang yang misalnya tidak “diperhitungkan” dalam hal pendidikan (dengan gelar akademiknya), ekonomi, serta sosial, doa-doanya malah dikabulkan oleh Allah SWT? Sebagai cerminan diri, barangkali kita perlu meluangkan waktu secara khusus, untuk menyendiri dan merenungkannya, sekaligus mengevaluasi mengenai sikap dan perilaku kita (terutama saat berada di forum-forum atau dalam di lingkungan dimana kita biasa berada). 

Berikut ini orang-orang yang doanya tidak ditolak oleh Allah:

1) Doa orang yang teraniaya.
Rasulullah saw. bersabda, “Takutlah engkau pada doa orang yang teraniaya, sesungguhnya antara doa orang yang teraniaya dan Allah tidak ada penghalang”. Shahih Bukhari, al Madzalim wal Ghadhab: 2268.

2) Doa musafir (yang bepergian dengan misi beribadah) dan doa orang tua untuk kebaikan anaknya.
Rasulullah saw. bersabda, “Tiga macam doa yang akan dikabulkan dan tidak diragukan lagi yakni; doa orang yang teraniaya, doa orang yang bepergian (musafir), dan doa orang tua untuk anaknya”. HR. Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad dari Abu Hurairah. Lihat Sunan Tirmidzi, al Birr wash Shilah ‘An Rasulillah: 1828. Sunan Ibnu Majah, ad Du’a: 3852. Musnad Ahmad: 7297.

3) Doa orang yang sedang berpuasa (hingga berbuka) serta doanya pemimpin yang adil.
Rasulullah saw. bersabda, “Tiga macam doa yang tidak akan ditolak; doa orang yang berpuasa hingga ia berbuka, doa imam/pemimpin yang adil, dan doa orang yang teraniaya”. HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad dari Abu Hurairah. Lihat Sunan Tirmidzi, ad Da’awat ‘an Rasulullah: 3522. Sunan Ibnu Majah, as Shaum: 1742. Musnad Ahmad: 9366.

4) Doa anak saleh untuk kedua orang tuanya.
Rasulullah saw. bersabda, “Jika manusia mati, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara; sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya”. HR. Muslim dari Abu Hurairah. Lihat Shahih Muslim, al Washiyyah : 3084.

5) Doa orang yang berjihad, serta doa orang yang melaksanakan ibadah haji dan umrah. 
Rasulullah saw. bersabda, “Orang yang berperang di jalan Allah, orang yang melaksanakan ibadah haji, dan orang yang melaksanakan ibadah haji, dan orang yang melaksanakan ibadah umrah adalah duta Allah. Apabila mereka berdoa, Allah akan mengabulkannya dan apabila mereka meminta, maka Allah akan memberikannya”. HR. Ibnu Majah dari Ibnu Umar. Lihat sunan Ibnu Majah, al Manasik : 2884.

6) Doa orang yang sakit. 
Menurut sebuah hadits riwayat Ibnu Majah dari Umar bin Khattab dijelaskan bahwa doa orang yang sakit seperti doa malaikat, yakni tidak tertolak. Lihat Sunan Ibnu Majah, Maa jaa-a fil Janaiz : 1431

ADMIN

BACA JUGA