YURISTGAMEINIGAMEID101

TATA CARA BERDOA MENURUT AL-GHAZALI

Berdoa (dan berzikir) hendaknya dilakukan sesuai etika dan tatacara yang ditetapkan. Di samping untuk menghindari kekeliruan dalam prosesi berdoa (dan berzikir), penerapan etika dan tata cara ini sebagai salah satu upaya agar doa yang kita panjatkan dikabulkan Allah. 

Dalam kitabnya Ihya Ulumuddin, Imam al-Ghazali menyebutkan sejumlah etika dan tata cara berdoa, di antaranya: 


1) Hendaknya menghadap kiblat dan diawali dengan memuji Allah SWT, diiringi shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad saw. serta diakhiri dengan keduanya.

2) Dilakukan dalam keadaan khidmat, seperti pada saat sujud, setelah shalat wajib atau sunnah. 
3) Hendaknya diiringi membaca syahadat, memohon ampun kepada Allah atas segala dosa yang dilakukan.
4) Berdoalah dengan merendahkan diri, penuh harap, dan menggunakan bahasa yang sederhana serta suara yang lemah lembut. 
“Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut”. (QS. Al A’raf: 55).
5) Berdoa dengan menggunakan asmaul husna. 
“Hanya milik Allah asmaul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaul husna itu”.
6) Dalam keadaan suci, memakai pakaian yang bersih, serta mengonsumsi yang halal. 
“Tidak akan masuk surge setiap daging yang tumbuh dari makanan yang haram”.
7) Berdoalah untuk diri sendiri terlebih dahulu sebelum berdoa untuk orang lain.
8) Bersabar, tidak bosan dan putus asa. 
“Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) shalat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar”.
9) Dilakukan pada waktu-waktu yang utama. 

Berdoa dan berzikir pada dasarnya dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja selama tidak menyalahi ketentuan yang ada. Tetapi alangkah baiknya jika kita pun mengutamakan waktu tertentu. Sebab Alquran dan Al Hadits menyebutkan mengenai beberapa waktu dan tempat yang mustajab untuk berdoa, diantaranya:

a) Pada hari Jumat.
b) Sepertiga malam terakhir.
c) Sesudah adzan.
d) Antara adzan dan iqamah.
e) Sesudah shalat lima waktu.
f) Saat sujud dalam shalat.
g) Setelah membaca Al Quran.
h) Di waktu pagi, ketika matahari mulai naik (waktu dhuha).
i) Tatkala terkena musibah, dizhalimi, atau dalam situasi gawat/genting.
j) Saat sedang berpuasa.
k) Ketika wuquf di Padang Arafah.
l) Sepanjang hari bulan Ramadhan.
m) Malam Lailatul Qadar.
n) Malam Idul Fithri dan Idul Adha.
o) Malam Nishfu Sya’ban.
p) Sepanjang hari bulan Rajab.
q) Waktu turun hujan.

Sebagai tambahan, tempat-tempat yang utama dalam berdoa yaitu:

a) Tanah Suci Mekah.
b) Masjid Al Haram di Mekah.
c) Masjid An Nabawi di Madinah.
d) Masjid Al Aqsa di Baitul Maqdis.
e) Padang Arafah.
f) Di Muzdalifah, Mina, Sofa, dan Marwa.
g) Di dalam masjid.
h) Di majelis-majelis zikir dan pengajian.

ADMIN

BACA JUGA