YURISTGAMEINIGAMEID101

TIGA SUMBER DOA YANG UTAMA

Etika dan Tiga Doa yang Utama

Berdoa merupakan perintah dari Allah. Sebagai suatu perintah, berdoa adalah wajib. Dengan berdoa, kita telah menempatkan Allah sebagai Dzat Yang Maha Kuasa, dan kita sangat tergantung kepada-Nya. Ketergantungan kita kepada Allah mestinya menjadi landasan penyadaran untuk selalu berdoa kepada-Nya. Apalagi, berdoa juga merupakan senjata bagi orang-orang yang beriman. 


Dalam prosesi berdoa, ada etika tersendiri yang harus diperhatikan, termasuk saat memilih kata-kata (kalimat) yang disampaikan. Tetapi, selama kalimat permohonan tersebut (doa) tidak mengandung unsur syirik atau tujuan keburukan, seorang hamba boleh berdoa dengan menggunakan kalimat sendiri sesuai isi hatinya. Meski demikian, berdoa dengan menggunakan ayat-ayat Al Qur’an, hadits Rasulullah saw.., atau doa para ulama, tetap jauh lebih utama ketimbang doa dengan kalimat sendiri. 


Di antara keutamaannya antara lain: 


1. Doa yang berasal dari ayat-ayat Al Qur’an adalah doa yang bersumber dari kitab suci, yang dijaga kesucian dan kemuliaannya oleh Allah. Doa-doa yang bersumber dari Al Qur’an ini diajarkan langsung oleh Allah, dicontohkan oleh para nabi dan rasul, serta orang-orang saleh lainnya.


2. Doa yang berasal dari hadits Nabi merupakan doa yang langsung dicontohkan Rasulullah Muhammad saw.. Keteladanan beliau dalam berdoa patut dicontoh oleh kita sebagai umatnya.

3. Doa yang berasal dari ulama adalah doa yang diajarkan ulama sebagai pewaris para nabi dan rasul. Para ulama saleh adalah model yang patut pula untuk diteladani. 


ADMIN

BACA JUGA