YURISTGAMEINIGAMEID101

DUA FAEDAH UTAMA TAYAMUM

Dua Faedah Utama Tayamum


DUA FAEDAH UTAMA TAYAMUM

Mungkin ada orang yang bertanya, apa faedahnya seseorang memukulkan telapak tangan ke atas tanah yang baik (sha 'idan fhayyiban) lalu mengusapkannya ke wajah dan punggung tangan, padahal kita tahu bahwa tanah itu kotor, bahkan mungkin tercampur dengan banyak mikroba dan kuman? 

Jawaban atas pertanyaan tersebut dikemukakan oleh Syaikh Nashir Makarim asy-Syirazi (dalam tafsir al-Amitsal, jil. 3, hal. 216). Ia berkata bahwa tayamum dengan tanah memiliki dua faedah: 

Pertama, faedah moral spiritual, karena tayamum merupakan salah satu bentuk ibadah. Di dalamnya terkandung roh ibadah dengan segala maknanya. Itu karena seseorang mengusap dahinya yang merupakan anggota badannya yang paling mulia dengan tangannya yang berdebu tanah untuk menunjukkan ketundukan dan kerendahannya kepada Allah. Seakan-akan ia berkata, “Ya Tuhanku, dahiku dan juga kedua tanganku tunduk di hadapan-Mu dengan serendah-rendahnya.” Kemudian, ia menegakkan shalat dan ibadah-ibadah lain yang mensyaratkan kesucian dari hadas. 

Dengan cara ini, tayamum menanamkan roh ketundukan dalam jiwa seseorang dan menumbuhkan sifat keutamaan di hadapan Tuhan Yang Mahaagung, serta menyadarkannya pada peribadahan kepada-Nya dan syukur atas segala nikmat-Nya. 

Kedua, faedah kesehatan. Kini, telah terbukti bahwa tanah. yang mengandung banyak bakteri, dapat menghilangkan banyak polusi. Bakteri-bakteri di dalam tanah dan yang bekerja untuk menguraikan bahan-bahan organik dan memusnahkan berbagai bahan yang membusuk, pada umumnya banyak terdapat di permukaan tanah yang terkena sinar matahari dan berada di udara terbuka. 

Oleh karena itu, ketika bangkai manusia atau hewan serta bahan-bahan organik lainnya dikubur di tanah, kita akan mendapatinya segera terurai dalam waktu yang singkat akibat serangan bakteri. Sekiranya tidak ada bakteri yang menguraikan zat-zat organik di tanah, sudah pasti bumi ini akan dipenuhi dengan tumpukan bangkai. Di dalam tanah yang baik juga terdapat suatu khasiat berupa sejenis zat antibiotik yang memiliki pengaruh sangat besar dalam membunuh dan memusnahkan mikroba. 

Atas dasar ini, tanah yang baik tidak hanya steril dari polusi, tetapi juga merupakan pembersih yang sangat efektif. Dalam hal ini. tanah yang baik dapat menggantikan salah satu fungsi air. 

Namun, perlu diingat bahwa debu yang digunakan untuk tayamum haruslah yang bersih dan suci, seperti ditunjukkan dalam Al-Juran dengan kata thayyiban. Perlu juga diperhatikan bahwa sha'id menunjukkan bahwa debu yang paling utama yang harus dipilih untuk bertayamum adalah debu yang terdapat di permukaan tanah, yakni debu yang terkena sinar matahari langsung dan berada di udara terbuka. Tanah yang mengandung bakteri-bakteri yang dapat memusnahkan mikroba yang digunakan untuk bertayamum, jika bersih dan suci (thayyib), akan menimbulkan pengaruh-pengaruh seperti yang telah disebutkan tadi tanpa mendatangkan bahaya atau komplikasi apa pun.

Sumber: The Miracle of Shalat, Irwan Kurniawan, Marja: Bandung 2015.

ADMIN

BACA JUGA