YURISTGAMEINIGAMEID101

TERIAKAN PERTAMA SYAHADAT DALAM ISLAM

TERIAKAN PERTAMA SYAHADAT DALAM ISLAM


Ketika Abu Dzar mendengar kabar datangnya seseorang yang membawa agama baru di Makkah, dia berusaha untuk mengetahui yang sebenarnya, karena ia cenderung mengenal sesuatu sampai kepada hakikatnya. 

Oleh karena itu dia berkata kepada saudaranya: 
"Pergilah ke Makkah. Amatilah orang yang mengaku Nabi dan membawa kebaikan dari langit itu, dengarkan kata-katanya, lalu kembalilah kepadaku". 

Berangkatlah saudara Abu Dzar memenuhi tugas. Setelah kembali ia berkata kepada Abu Dzar:
"Aku melihatnya menyuruh kepada akhlak mulia dan kata-katanya bukanlah syair".

Abu Dzar berkata:
"Itu belum memuaskan apa yang aku inginkan".

Karena itu, dengan perbekalan secukupnya, dia berangkat sendiri ke Makkah. Sesampainya di sana Abu Dzar masuk ke masjid. Sebenarnya dia berpapasan dengan Nabi s.a.w. Setelah tiba malam, dia berbaring di masjid, dan ketika itu lewatlah Ali r.a. di dekatnya. Abu Dzar yang melihat Ali lewat di dekatnya, mengikutinya, namun belum juga bertanya dan mengenal orang yang lewat itu. dia kembali ke tempatnya. 

Pada hari kedua Abu Dzar tetap tinggal di masjid sampai malam. Malam ini Ali r.a. kembali lewat di dekat Abu Dzar. Kali ini Ali mengajaknya ke rumahnya. Antara mereka berdua masih belum saling bertanya. Baru pada hari ketiga Ali r.a, bertanya:
"Tidakkah Anda mau memberitahu mengapa Anda datang ke mari?" 

Abu Dzar berkata:
"Berjanjilah bahwa Anda akan membantuku", kata Abu Dzar. 
"Aku berjanji", kata Ali.

Maka Abu Dzar menjelaskan mengapa dia datang ke Makkah. Kemudian Ali berkata:
"Besok pagi ikutlah denganku". 

Pagi harinya mereka menjumpai Nabi s.a.w., dan setelah mendengarkan sabda-sabda beliau, Abu Dzar seketika masuk Islam. Kemudian beliau berkata kepadanya:
"Kembalilah kepada kaummu, sampaikan kepada mereka hal dan ajaranku ini".

"Demi Yang Maha Kuasa, akan  kujelaskan semua ini kepada mereka", kata Abu Dzar bersemangat. 

Setelah itu dia pergi ke masjid dan berteriak:
"Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad hamba dan Rasul-Nya." 

Tak ayal lagi orang-orang kafir yang ada di masjid segera bangkit dan memukulinya sampai babak belur. Tiba-tiba datang Abbas mencegah mereka seraya berkata:
"Celaka kalian. Tidakkah kalian tahu bahwa dia ini dari Ghiffar, tempat perlintasan perniagaan kalian?",

Setelah itu Abu Dzar kembali kepada kaumnya, dan mulai menyeru dan mengajarkan Al-Our'an. Abu Dzar menghabiskan sisa-sisa hidupnya di Madinah namun di masa Utsman dia diasingkan karena membela kebenaran, sehingga — meninggal dunia di tempat pengasingan. 

Benarlah apa yang disabdakan Rasulullah mengenai dirinya:
"Semoga Allah melimpahkan rahmat atas Abu Dzar yang hidup sendiri, mati sendiri dan dibangkitkan sendiri pula."

ADMIN

BACA JUGA