YURISTGAMEINIGAMEID101

JANGAN SOMBONG DENGAN AMALMU

JANGAN SOMBONG DENGAN AMALMU



Jangan sekali-kali engkau bersikap ujub dengan segelintir amalan-amalanmu, karena ujub akan merusak dan membinasakan amal. Barangsiapa yang menyadari taufik Allah 'Azza wa Jalla atas dirinya, maka akan hilanglah sikap ujub dari dalam dirinya. Tumpukanlah tujuanmu hanya kepada-Nya, niscaya Dia akan menumpukan rahmat-Nya padamu dan menyediakanmu segala sarana untuk mencapai-Nya. 

Bagaimana bisa engkau menumpukan tujuanmu pada-Nya, namun engkau tetap berbohong dalam ucapan dan tindakanmu. Engkau masih mencari pujian dari manusia dan takut akan caci-maki mereka. Jalan al-Haq 'Azza wa Jalla adalah ketulusan total. Kaum saleh memiliki ketulusan tanpa kebohongan dan tanpa penampak-tampakan. Perbuatan mereka lebih banyak daripada perkataan mereka. 

Mereka adalah wakil-wakil Allah 'Azza wa Jalla dalam komunitas makhluk-Nya, serta khalifah-Nya atas mereka, juga cerdik-cendekia dan muatan sumber daya di bumi-Nya. Mereka adalah kalangan istimewa yang dimiliki-Nya. Engkau, hai orang munafik! Engkau tidak ada apa-apanya dibanding mereka, maka jangan coba menyaingi mereka dengan kemunafikanmu, sebab tidak akan ada sesuatu yang datang dengan sekadar berangan, dan berdesas-desus. 

Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang-orang yang tulus. "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di Akhirat dan peliharalah kami dari siksa Neraka" (Q.S. 2: 201). 

Janganlah engkau puas menerima ahwal mereka hanya dengan sekadar menggunakan nama mereka, mengenakan seragam mereka, dan berfasih-fasih dengan perkataan mereka. Semua itu tidak akan bermanfaat bagimu, karena kontradiksimu dengan perilaku mereka. 

Engkau adalah kotoran tanpa kesucian, makhluk tanpa Pencipta, dunia tanpa Akhirat, kebatilan tanpa kebenaran, lahir tanpa batin, ucapan tanpa tindakan, amal tanpa keikhlasan, dan keikhlasan tanpa pegangan Sunnah. Allah 'Azza wa Jalla tidak akan menerima ucapan tanpa tindakan, amalan tanpa keikhlasan, serta tidak akan menerima segala sesuatu secara totalistik yang tidak sesuai dengan Kitab-Nya dan Sunnah NabiNya Saw. 

Semua itu adalah klaim pengakuan tanpa bukti nyata, sehingga tentu saja tidak akan diterima-Nya. Jika dengan segala kebohonganmu, engkau masih bisa memperoleh penerimaan manusia, maka dengan perilaku yang sama, engkau tidak akan pernah memperoleh penerimaan al-Haqq 'Azza wa Jalla, sebab Dia Maha Mengetahui apa yang tersembunyi dalam hati kalian. 

Jangan berlagak, sebab Sang Pengritik Maha Melihat. Allah lebih melihat pada hatimu, bukan pada rupa penampilanmu. Dia melihat apa yang berada di balik baju, kulit, dan tulang. Dia lebih melihat pada kesendirianmu, bukan keramaianmu. Tidakkah kau malu, bila tampil di depan manusia dalam keadaan perlente penuh dandanan, namun di hadapan al-Haqq 'Azza waa Jalla dalam keadaan najis penuh kotoran? 

Jika engkau benar-benar menginginkan kebahagiaan, maka bertaubatlah dari semua dosamu dan tuluskanlah pertaubatanmu. Bertaubatlah dari perbuatanmu yang menyekutukan-Nya dengan makhluk. Jangan lakukan sesuatu kecuali hanya untuk Allah 'Azza wa Jalla. Aku amati engkau telah salah total, karena engkau bersama hawa nafsu, dunia, syahwat kesenangan dan kelezatan. Tajarrud-mu karena kutu busuk, dan sesuap makanan menjadi pemicu kebencianmu. 

Mereka membiarkan jasadnya sebagai ajang segala bala cobaan, sementara hati mereka terbang menuju al-Haqq 'Azza wa Jalla. Mereka adalah tenda tanpa penghuni, dan sangkar tanpa burung. Arwah mereka berada di sisi-Nya, sementara jasad mereka di hadapan-Nya. Hai orang-orang yang mengingkari Tuhannya, hai orang yang menganggap-Nya kejam! Kemarilah mendekat padaku! Aku akan meluruskan perkara antara kalian dan Dia. Aku akan memohonkan dan membawakan keamanan dari-Nya untuk kalian. Aku akan terus bersimpuh di hadapan-Nya sampai Dia menganugerahi kalian hak-hak-Nya yang memang harus Dia berikan kepada kalian.


-Sumber: Pencerahan Sufi (Fathur Rabbani) Penulis: Syekh Abdul Qadir Jaelani Penerbit: Forum, Yogyakarta, 2015

ADMIN

BACA JUGA