YURISTGAMEINIGAMEID101

PERBEDAAN KETINGGIAN MATERIAL DAN SPIRITUAL

Perbedaan Ketinggian Material dan Spiritual



SUFINESIA.COM - Rumi memperuntukkan bait-bait di bawah ini bagi mereka yang meninggalkan ajaran Rasulullah serta para ulama sehingga kehilangan peluang untuk mendapatkan bagian pengetahuan terkait rahasia ilahi:

Engkau berencana untuk
menyediakan sebuah hati yang
pudar dan membusuk di atas
meja yang digunakan untuk
memandikan jenazah dan engkau
bermaksud mempersembahkannya
ke hadapan Tuhanmu.
Allah akan berkata kepadamu: 

"Engkau, individu yang tidak sopan 
dan tidak menghargai!
Bagaimana bisa engkau datang
ke hadapanku dengan hati
mati; apakah ini pekuburan?
Kembali dan berikan aku
hati yang hidup dengan rahasia-rahasia ilahiah 
dan dipenuhi dengan keindahan dunia spiritual."

Memperjelas tema ini, Yunus Emre menulis:

Aku datang ke dunia ini
bukan untuk bertengkar,
Kewajibanku satu-satunya
adalah cinta,
Rumah
yang
dicintai adalah
hati,
Aku datang untuk memperindah hati.

Rumi berulang-ulang menjelaskan bahwa penyucian jiwa merupakan hal esensial untuk pembentukan hati yang indah. Bait di bawah ini hanya salah satu contoh:

Jika seekor bayi burung,
yang
kedua
sayapnya
belum tum-
buh sempurna, terbang, ia ditak-
dirkan untuk jatuh dan menjadi
mangsa bagi kucing liar. Namun,
ketika
sayapnya
sudah
sempurna,
ia terbang tinggi ke langit tanpa
kesulitan.

Dalam syair lain, dia menjelaskan bahwa ketinggian material tidak dapat dibandingkan dengan kematangan spiritual:

Langit tinggi dalam bentuk.
Namun, ketinggian spiritual dan
keagungan murni adalah bagian
dari hati
yang
suci.
Ketinggian yang tampak
adalah bagian dari
raga.
Namun
raga hanya ibarat nama di hadapan realitas yang ditunjuknya
secara spiritual.

O Tuhan, jangan biarkan hati kami teralihkan dari cahaya Alquran, dari cinta Nabi Muhammad yang Engkau cintai, atau dari cinta sahabat-sahabat-Mu. Amin!


Sumber: Ratapan Kerinduan Rumi, Utsman Nuri Topbas, Turki: Darul Arqam, 2005

ADMIN

BACA JUGA