YURISTGAMEINIGAMEID101

MANA YANG LEBIH TUA: SEORANG KAKEK TUA ATAU JENGGOT PUTIHNYA?

Mana yang Lebih Tua: Seorang Kakek Tua atau Jenggot Putihnya?
Oleh Akhmad Idris

Jalaluddin Rumi dalam kitabnya yang berjudul Al Matsnawi menceritakan sebuah humor sufi tentang dialog antara orang bijak yang sudah sangat tua dan seorang rahib. Berikut dialog lengkapnya

Orang Bijak : “Aku memiliki sebuah pertanyaan untukmu, wahai rahib sahabat baikku”. 
Rahib : “Dengan senang hati Aku akan menjawabnya, wahai sahabat terbaikku”.
Orang Bijak : “Manakah yang lebih tua antara diriku atau jenggot putihku?”
Rahib : “Pertanyaanmu sangat lucu, wahai sahabatku. Tentu saja lebih tua dirimu, sebab yang lebih dulu ada di dunia di antara jenggotmu dan engkau adalah dirimu sendiri. Jenggotmu muncul semenjak kau berusia matang”. 
Orang Bijak : “Jawabanmu menunjukkan ketajaman mata batin yang kurang, sahabatku. Jawabanmu tidak salah, tetapi kurang bijaksana. Ketahuilah, sahabatku. Jawaban bukan hanya perihal benar dan salah, tetapi perihal tepat atau tidak. Untuk manusia seumuran kita, jawaban yang paling tepat bukan tentang yang terlihat, tetapi justru tentang yang ada di dalam hati”.
Rahib : “Lalu, apa jawaban yang tepat wahai sahabatku?”.
Orang Bijak : “Jawaban yang paling tepat adalah yang lebih tua di antara diriku dan jenggot putihku adalah jenggot putihku. Jenggotku telah tumbuh putih dan murni, sedangkan diriku masih hitam legam dengan dosa dan belum melakukan kebaikan yang tulus sejak lahir”. 

Dua sahabat karib tersebut kemudian saling berpelukan dan menangis. 

Kisah di atas mengandung pesan tentang kelalaian diri terhadap yang tak terlihat, sebab terlalu sibuk dengan hal-hal terlihat yang penuh tipu muslihat. Manusia sering lalai terhadap keikhlasan hati, sebab lebih bahagia dengan pujian dari orang-orang sekitar. Manusia sering abai terhadap keberterimaan hati, sebab lebih sering menggerutu dan mengeluh. Manusia sering acuh terhadap rasa terima kasih, sebab lebih banyak meminta daripada memberi. Semoga kita dikategorikan manusia-manusia yang tidak lalai, tidak abai, dan tidak acuh. Aamiin.

ADMIN

BACA JUGA