YURISTGAMEINIGAMEID101

3 KEBIASAAN YANG MEMBUAT HATI TENANG

3 KEBIASAAN YANG MEMBUAT HATI TENANG

Al-Muhasibi berkata, "Ada tiga kebiasaan yang akan selalu merasuki hatimu:



 Pertama, rasa percaya bahwa sesuatu yang telah ditakdirkan itu akan terjadi, sesuatu yang tidak ditakdirkan tidak akan pernah menimpamu, dan merasa cukup dengan Allah.

Barangsiapa di hatinya bersemayam perasaan-perasaan seperti ini, maka akan tumbuh di dalamnya dua sifat berikut:

 Pertama, hati akan merasa aman dan yakın bahwa apa yang telah ditakdirkan untuknya tak akan luput darinya.

Kedua, tidak akan berharap mendapatkan apa yang tidak ditakdirkan baginya. Barangsiapa hatinya merasa yakin bahwa dia akan diberi rezeki, tentu rezeki itu tidak akan terlewatkan darinya.

 Adapun sikap tidak mengharapkan sesuatu yang tidak ditakdirkan baginya akan membuatnya merasa cukup; sehingga kuranglah ketergantungan dan ketundukannya kepada sesama makhluk.

 Selain itu, akan menjadi sempit pula kesempatannya untuk bergaul dan mengambil suatu manfaat dari mereka." Inilah yang disebut dengan sikap tidak membutuhkan kepada selain Allah s.w.t.

 Kedua, bersikap hati-hati dalam memelihara hubungan dengan Allah. Yakni, agar dirinya tidak lengah dan salah langkahyang menyebabkan citranya jatuh dalam pandangan-Nya. Itu, karena sikap hati-hati itu akan selalu menggugah; ketergugahan akan mengingatkannya; dan ingatannya akan menyadarkan bahwa dirinya selalu diawasi oleh Tuhannya.

 Ketiga, kesadaran bahwa Allah mengetahui gerak hati nurani dan seluruh anggota tubuhnya. Kesadaran seperti ini akan menumbuhkan perasaan malu terhadap Allah s.w.t. Artinya, apabila dihadapkan kepadanya sesuatu yang tak disukai Tuhannya, dia akan langsung teringat bahwa Allah melihat dirinya, takut akan kemurkaan-Nya dan tidak akan cenderung melakukan hal itu.

Bahkan, ketika diperlihat kepadanya tentang kekurangannya dalam mengerjakan suatu keutamaan"- meskipun hal itu bukan sesuatu yang diharamkan-, dia juga merasa malu kepada Allah yang melihatnya dan telah menitipkan ilmu pengetahuan kepadanya, serta memberitahukan betapa agung kekuasaan dan kebesaran- Nya: yakni karena ia merasa hal itu sebagai bentuk kelalaiannya dalam mencintai-Nya.

Ringkasnya, tetaplah engkau rajin berangkat ke pasar atau ke tempat bekerja yang lain dengan selalu membiasakan hati untuk melakukan tiga hal: senantiasa percaya terhadap Allah, waspada, dan teringat akan pengawasan Allah. Dengan keyakinan orang akan waspada; dengan kewaspadaan orang akan sadar; dan dengan mengingat pengawasan Allah, dia akan merasa malu (istahya)'s dari Sang Pengawas Tertinggi Yang Maha Agung lagi Maha Terpuji.

ADMIN

BACA JUGA